udara basah

cahaya kuning turun hujan
udara basah di flyover menuju rumahmu
yang gugup pertama kali adalah meninggikan detak kecupan-kecupan 
aroma kopi dan tembakau bertukar tubuh
berlumuran kilau lampu
penuh ungkapan-ungkapan baik
semacam sulap murahan yang selalu berhasil diingat
yang membuat kau tersenyum sebelum melangsungkan dansa hari kemarin 
kiri-kanan, kanan-kiri saling menginjak kaki
malam yang tinggi terus meninggi
bergugurlah bintang-bintang
bergugurlah

1 komentar:

mutiara afandi mengatakan...

Suka sama yg ini..]