apa kabar?

duduk pagi ini
mengunjungi aroma rambut itu
harum separuh hujan tertanam panjang umur
di antara dingin jendela
pucat langit tiada lain

o, pohon-pohon, tiang lampu 
marka jalan merajut deru mesin
meninggalkan sunyi suara semalam
engkau yang menyala 
terus menyala

apa kabar? 

0 komentar: