sore jatuh di petitenget

gelisah sekilas nampak
engkau tiba di hulu gang sore ini
ketika cahaya berbaring melumut pada tembok
menyulam banyak tidur nyanyian ombak itu

lalu di hilir gapura sebelum pecah senyuman 
sebentar kupetik setangkai bunga rekah di langit
meletakan selanjutnya pada telingamu yang sedari pagi resah
mendengar alamat rintik hujan jatuh mengejar pantai

desir debur menyala binar sepasang matamu
yang jauh di dalamnya terperangkap sepasang anjing saling berkejaran
di atas pasir gemuk, nyataku ingin membungkam 
bahagiamu dengan berulang-ulang pelukan 

0 komentar: