sepasang pelukan di tengah kota paling berusia

sepertinya mereka paham 
dalam dekap terasa penuh 
antara cahaya tak cukup matamu 
dua tubuh mengalir hangat jantung 
lantas mencuri nikmat lupa 
betapa sulit jalan berdebu sampai di sini 

sore melekat di jendela 
matahari meresap pori-pori dinding kamar 
dan sepotong waktu sibuk menanak rindu 
di lengan-lengan lapar merengkuh 
yang sesekali belajar menggelung lebih tekun 
sepanjang gigil merantai kemarin itu 

o, bukit meninggi 
kelok jalanan 
pun puluhan anak tangga 
biar sejenak sepasang pelukan asyik sendiri 
memilih bunyi pada jam besar 
di tengah kota paling berusia 

5 komentar:

velizalizi mengatakan...

Akhirnya, puisi sepasang pelukan hadir disini.

andri K wahab mengatakan...

@velizalizi: akhirnya dipenuhi juga permintaannya :-D

Obat Herbal Polip Hidung mengatakan...

Keren puisinya, bner-bner puitis

andri K wahab mengatakan...

hehehe, terima kasih tukang obat :-D

Obat Benjolan Di Ketiak Tanpa Operasi mengatakan...

terima kasih ya atas puisinya ... sangat kerenn ..

Obat Benjolan Di Ketiak Tanpa Operasi