senja menepi di sekonyer

di sepasang mata itu 
langit matang manis sekali 
tergantung hampir jatuh 
bertunangan gelincir matahari  
merindu seluk beluk merdu nyanyi sunyi 

di teduh jingga wajah sungai 

di belukar waktu yang semakin memanjat pohon 
takjub belaka mengulang lahir deras rasa itu 
memesan duduk dan senyum ilalang panjang 
yang belum selesai benar menari 
berhari-hari di kepak sayap kupu-kupu 

2 komentar:

velizalizi mengatakan...

Manis sekali puisinya, sayang. :*

andri K wahab mengatakan...

@velizalizi: aw aw aw terima kasih, han :-*