sore

sore mengendur di kancing kemeja
renggang kepada perkara yang mendaki 
serius gedung dan jalan beralamat sibuk

sepertinya nyala lampu patut diberi listrik 

agar takut gelap itu berencana melepas kecupannya 
dan tak merusak kala meningkahi engkau 
ketika semilir mataku bermain kenang rambutmu 
di telak cuaca yang penuh baik ini 

sementara 

matahari berpulang redup 
kupasrahkan segala kesemogaan 
terbenam kembali ke dalam cangkir 
yang kelak kuteguk bersanding engkau 
memangku anak kecil berwajahkan kita 
  

0 komentar: