cerita pilu tentang hujan yang mati karena mengejar bangkai di selokan

sudah dua hari hujan turun deras 
ketika sore di selokan ada bangkai 
yang belajar berenang direnangkan mulut itu

selokan itu masih menggunakan deras
pada arus berisi hujan bangkai
berisi hanyut yang megap-megap

hujan ngawur mengejar bangkai yang kabur
dari selokan sampai ke sungai laut langit
kembali jadi hujan dan tak selesai akan itu

lantas hujan mati 
ketika bangkai keluar dari selokan mencari baunya
yang ditinggal hidup pada sore dua hari di mulut itu

2 komentar:

Raden Ayuhal Minsya mengatakan...

puisinya keren sekali,sukses yaa

andri K wahab mengatakan...

@Raden Ayuhal Minsya: terima kasih, mbak :-D