perihal ajakan yang belum sampai

"mari pulang" 
kataku

sebelum ketakutan semakin bersekolah di tubuhmu 
pun besar meraih nasib yang gaduh 
setelah tubuh lonceng terpukul ke kanan-kiri 
oleh waktu bergoyang lenggang  

"mari datang" 
katamu 

setelah matahari mendadak jadi kanak-kanak 
terjun mandi di mangkuk kuah bakso 
dan sore itu begitu semarak 
pasrah, engkau teguk menghabisinya 

"mari pulang, mari datang"

sebelum setelah ajakan menuai hasil 
kecemasan lebih dulu merajut lebat gelap langit
dan rembulan adalah sepasang tubuh bermain petak umpet 
menemukan purnama di teduh pelukan mata masing-masing    

duhai, 
kutuklah sepi ini 
sejauh cara yang paling mustahil

 

0 komentar: