sesudah maghrib di kepala lelaki itu

;joko pinurbo 

sudah maghrib 
senja seadanya berkemas pulang meninggalkan mata lelaki itu 
memasang separuh rembulan ketika nyalak di dada 
begitu seru semakin asu mengaku rindu 
kepada celana ayahnya yang barangkali iseng sendiri 
di utas temali jemuran yang entah  

di kepala lelaki itu 
hujan semakin menarik untuk dijatuhkan dari mana di mana saja 
hingga menemu anak-anak sunyi bermain jauh dari rumah 
di dekat sungai yang mengalir air mata ibu 
ia terka penuh asin tabah belaka  

sesudah maghrib 
di kepala lelaki itu 
konon mencintai keduanya 
kecuali Tuhan, yang kau coba 
tak pernah menang duel ternyata



0 komentar: