doa untuk dirimu di penghujung

malam sudah melepas baju di depan pintu rumahmu 
legam tubuhnya penuh rahasia gugur 
berpamit di musim hujan yang mulai menepi manis terucap di bibir itu 

wajahmu, 
yang berada di penghujung 
adalah purnama untuk hiruk pikuk lolong doa-doa paling serigala 
setidaknya biar satu hari, 
nasib buruk melupakan brengsek tugasnya 
dan jauh mendiami batu 
berhenti memburu tak menyentuh segala kebaikanmu 

berbahagialah dirimu, 
untuk waktu ini yang kembali menjadikanmu ada 
untuk waktu ini yang kembali merawat ketabahan lidahmu 
sebelum bosanmu berhenti membahasakannya 

dan air mata 
sesungguhnya biarkan elok dalam biru 
menjadi laut 
muara teduh langit bercermin mensyukuri seluas itu 



5 komentar:

Etika Maria mengatakan...

Puisinya keren, terus berkarya dan salam silaturahmi :)

andri K wahab mengatakan...

@ etika maria: terima kasih sblmnya. :-D

sofia zhanzabila mengatakan...

Wahhhhh suka buat puisi ya?
keren.....

Sie-thi Nurjanah mengatakan...

Wo'o..kata-kata yang dirangkai indah mengandung banyak kiasan

andri K wahab mengatakan...

@ sofia zhanzabila: iya suka banget, trm ksh yh. :-D

@ sie-thi nurjanah: hehehe trm ksh. :-D