dengan kata lain

dengan kata lain 
masuklah engkau dalam terjun yang sungguh 
menggali menemukan 
besar pohon angsana, 
bis kota, pedagang kaki lima 
yang bergeliat ketika jingga 
mekar di lampu-lampu perjalanan kepalaku 

menyenangkan,  

seperti engkau menemukan pulang 
pada peta di mata yang tak pernah sekolah 
yang tak paham betapa rumit membaca alamat  
tentang rindu bermain hujan di kecipak air mata 
dan menyerah sepenuhnya kepada pintu 
yang bersembunyi pelukanku di baliknya 


6 komentar:

Ranii Saputra mengatakan...

bagus puisinya :)

andri K wahab mengatakan...

@ ranii saputra: trm ksh. :-D

BLACKBOX mengatakan...

"menyenangkan,
seperti engkau menemukan pulang
pada peta di mata yang tak pernah sekolah
yang tak paham betapa rumit membaca alamat
tentang rindu bermain hujan di kecipak air mata"

Bait ini hidup di kepalaku. Pemilihan judul dengan kata lain membuta puisi ini jadi artistik, mas

andri K wahab mengatakan...

@ blackbox : hahaha...trm kasih master of puisi romantis, saya msh hrs bnyk belajar lg sm sampean. :-D

Riesna Kurnia mengatakan...

kamu, dapat salam dari rinduku.

andri K wahab mengatakan...

@ Na: aw aw aw aw, cungguh? :-D