kitalah pasti pergi

kitalah pasti pergi 
menjadi pulang dalam segala ingatan-ingatan di kepala sendiri  
menjangkit sesak meremas sekujur tabah di dada paling terkoyak 

kitalah pasti pergi 
beranjak dari sepasang mata rembulan jingga yang berlayar tenang di sudut sunyi
yang entah kapan mau selesai melepas batang-batang hujan di wajah telaga 
melukis segala musim dengan pendar lambaian tangan: sampai berjumpa  

de, kitalah pasti pergi 
saling benar meninggalkan dalam sebaik-baiknya kenangan tak sanggup mati
di mana kekurangajaran rindu pastinya kelak mengetuk pintu yang berulangkali  





4 komentar:

BLACKBOX mengatakan...

duh mas Andri ini...

andri K wahab mengatakan...

@ blackbox: duh daeng botsun ini.

Rembulan Perak mengatakan...

tarik nafas....

andri K wahab mengatakan...

@ rembulan perak: dan jangan lupa dihembuskan :-D