perihal menciummu

Aku urung menggunakan kata maaf 
Biar saja ia lena di buku-buku 
Pun belaka di kartu ucapan selamat hari raya yang entah kapan akan dicetak beribu lembar 

Diam saja, barangkali hujan sedang bermukim di bibir seada-adanya 
Jatuh basah bertukar kenyal selepas hangat yang belajar merambat 
Memeluk detak erat jantung masing-masing 

Malam ini, sungguh kita tak perlu setan 
Sejenak tekun melingkar lengan saling selam menyelam 
Desah itu biar saja matang membunuh kesedihan 

Aku, barangkali kita 
Ingin tinggal dalam nikmat sejarah ciuman-ciuman 
Hingga sesak napas mencekik ini celana 



7 komentar:

private "pearl" emotion mengatakan...

Ehem... Ciumannya ƉǺĦڪƳƋ̲̣Ť tuu keknya ... Jadi penasaran nii... Ħωąaќ..ќąφ..ќąφ..ќąφ..™ .... =))

soulful^^~ mengatakan...

Aduuuuh *tutup mata*

IrmaSenja mengatakan...

Puisi nakal nih #ngikikk

ika fitriana mengatakan...

Andri banget.. :))

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ private pearl emotion : kyk arwah ajh pake penasaran :-D

@ Soulful : kalo tutup mata, bacany gmn dnk ras? :-D

@ IrmaSenja : smg saya tdk disetrap atas puisi ini yh bu guru? :-D

@ ika fitriana : terinspirasi karena acara malam puisi itu loh ka :-D

hanaahmad mengatakan...

romantis puisinya :)

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ hanaahmad : aih terima kasih :-D