semalam kita tumbuh di dekap telinga masing-masing

Semalam kita tumbuh di dekap telinga masing-masing 
Dituangnya atas dahaga paling dada 
Rembulan itu menunduk oleh dengus napas yang hilang resah kata 
Barangkali, lidah lelah melarung pun lelap sudah dan rindu semerbak jadi kunang-kunang 
Terbang dalam tempurung kepala penuh kita 

Kekasih, besok kuingin dengar: Kau rindu sekali, aku mau lagi  





4 komentar:

Rizky Ramadanti mengatakan...

napas :P

bukan nafas


#editorNyasar

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ rizky ramadanti : hehe trm ksh utk koreksinya, btw langsung saya betulkan dh.

Bella Adilah mengatakan...

Nice :)

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ bella adilah : trm ksh :-D