barangkali aku mau patah berkali-kali

Barangkali, terlalu lembut aku menekan mata pena 
Huruf-huruf samar, kata-kata nanar dan puisi jadi begitu kabut 
Merayap mengecup mata bundar rembulan 
Sekarang jatuh di tengah jendela kamar anak perawan paling mawar 
Menjadi embun yang begitu tekun memasung resah wajah 

Dada ini penuh 
Itu rindu semakin bercabang riang 
Yang di tangannya, aku mau patah berkali-kali 



0 komentar: