jangan tanya tentang mengapa

Anggap saja kuberitahu kau 

Malam terjaga akan usia mudanya 
Menghijau dalam sunyi paling jurang 
Memukul telak kelopak mata yang selain ini 
Hingga aku, selimutku melulu lagi bertengkar 

Sudah-sudah, jangan tanya tentang mengapa
Sebab itu telah habis dibakar mulutku 
Sedang kau paham betul ini semua tentang mengapa  
Dihendak siapa  





3 komentar:

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

wah gambarnya itu. hehehe. btw,met lebaran ya.

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

wah gambarnya itu. hehehe. btw,met lebaran ya.

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ mbak fanny : hehe...trm ksh mbak, btw mohon maaf lahir batin yh :-D