maaf

Anggap saja aku mau benar mengantuk
Sebab begitu tak payah menemu padam kita punya perbincangan berkelok-kelok 
Pun jengah tak berpeluh, kau mengeluh semakin belaka memanjat kukuh purnama di puncak menyebalkan tersiar malam itu, aku

Duhai, yang terbilang pacarku  
Maaf, ketika diri tergelincir percuma 
Teramat bahkan sangat berada seperti demikian 

Maaf 




6 komentar:

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

iya iya dimaafkan. ups...gak nyambung ya. hehehe..apa kabar?

Sandy mengatakan...

setulus hati saya maafkan... karena tiga bulan lagi mau lebaran... hehehe #selingan mas, biar ga' terlalu serius :D

outbound malang mengatakan...

kunjungan gan .,.
Belajarlah untuk bisa menerima sesuatu yang baru.,.
di tunggu kunjungan balik.na gan.,.

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ mbak fanny : hehehe...kabar baik selalu mbak fanny, lalu kbr mbak sendiri smg baik selalu jg yh :-D

@ sandy : hahaha...klo di sini sudah lebaran mas bro :-D

@ outbond malang : iya itu sih pasti, btw trm ksh utk kunjungannya yh :-D

Outbound di Malang mengatakan...

Kunci keberhasilan adalah menanamkan kebiasaan sepanjang hidup Anda untuk melakukan hal - hal yang Anda takuti.
tetap semangat tinggi untuk jalani hari ini ya gan ! ditunggu kunjungannya :D

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ outbond di malang : hehehe...trm kash atas kata2 motivasi dan kunjungannya :-D