kita di sebuah siang itu

Kamu di bukit, aku di kasur
Berpeluk tak jemu di lorong suara menumpah segala itu 
Membiarkan waktu menyusutkan jarak
Hingga bibir menjadi kuyup oleh hujan kecupmu kelak

Dan tanpa mengira
Sesungguhnya sejak sepakat menjadi kita
Pernahkah aku tak disertakan dalam tiap kerumunan segala peristiwa?

Kurasa tidak 
Sebab kamu jauhku, sekaligus dekatku yang paling mungkin

7 komentar:

Aku yang katanya 'Pacarmu' mengatakan...

kadang, jarak memang semena-mena ya?

tapi apapun itu, kamu tetap jauhku, juga dekatku, yang paling kuingin.. :)

Kamu bilang aku 'Kejutan' mengatakan...

kamu bilang aku di bukit kan?
bukit yang ada pantainya?? dimana ituu? :O

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ na : haduh...knp nggak pake akun kamu yg asli ajh sih...hmmmm :-P

btw berhubung aku udh ubek2 kloeksi fotomu dan tak menemukan foto yg di bukit, makanya aku pakai yg ini deh :-D

alimah mengatakan...

Andri yang masih dengan dunianya, senang sekali bisa mampir ke sini lagi.

*perdana setelah lama tdk mampir, semoga bisa rajin posting sepertimu:)

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ alimah : hai...mbak alimah apa kbr ?, trm ksh sdh mampir ke sini lg :-D

Outbound Training Malang mengatakan...

salam sukses gan, bagi2 motivasi .,
Pikiran yang positiv dan tindakan yang positiv akan membawamu pada hasil yang positiv.,.
ditunggu kunjungan baliknya gan .,.

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ outbound Training Malang : salam sukses juga gan, btw trm ksh utk kunjungannya.