hampir aku

Ada yang paham suatu hal
Ada yang fasih menerka ini
Dari kursiku teremas saja peta penimbunan rasa
Ketika unggun menjadi belaka di nyala matamu kobar segala

Ternyata kau menyangka jitu telak hingga tersesap habis itu gulita 
Merah muda, merimbun segala wajah

Aku selamat
Selamat dari itu tajam mata mulutmu

Ternyata, hampir aku 



3 komentar:

La Arul mengatakan...

hehehe... dalam puisinya,,,

Senja mengatakan...

apa yg coba kau sembunyikan dari aku ??

* tulisan pak guru kian menawan, akh...aku tertawan :p

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ La Arul : hehehe...trm ksh bro :-D

@ Senja : hmmm...aku menyembunyikan ini (hatiku) darimu :-D

hahaha...komentar bu guru juga membuatku tertawan...#halahApaSich :-P