catatan untuk lalu

Terlalu banyak dupa ditebar belaka dalam madu mulut itu lalu sesak kemudian aroma nama-nama yang entah siapa di bidik pada hari jauh sunyi. Lalu kalian menepuk dada, pongah mengaku tulang rusuk yang hilang menjelma jadi-nya ialah punyamu lalu diam paling jurang itu telak tersurat untuk jantungmu pun para kebanyakan. Lalu terkekeh-kekeh ia hingga bulan menahun di luar jendela lalu cerita merah jambu melulu semerbak dan dimangsa bidak terkecoh bulat-bulat. Lalu siapa gerangan yang di tuju sebelum kata lalu dalam puisi ini tak mujur, kau celaka semisalnya. 




0 komentar: