misteri aroma asam tak lazim

Buyar sudah waktu bersantai setengah hariku, ketika selasa sore kemarin aroma asam tak lazim merambat naik lorong penciumanku. Melongok langsung, merajai tanpa sungkan. Meski telah lunas berucap salam terlebih dahulu, namun menurutku tetap saja tak elok. Sungguh.

"Sepertinya berasal dari sini?" terkaku sembari mengembang-kempiskan cuping hidung, macam Sherlock Holmes mencari petunjuk pecahkan sebuah kasus.


Kala itu tiada sudut ruangan yang tak luput dari dugaanku untuk dijadikan tersangka. Satu per satu ku interogasi dengan cara menodongkan moncong hidungku, berharap ada yang mengacung, unjuk gigi mengakui dengan gagah "Hei, Andri, di sini aku berada."

Namun nihil, perburuan tetap tiada hasil. Aroma itu tetap pongah, nangkring tak ditemukan. Sampai-sampai mesti melepas senjata andalan terakhir, kamper. Berserak sembarang di sudut-sudut ruangan. Untuk saat ini, hanya itu senjata andalanku yang kupunya.


Menit pun berlalu, melompat genit sebanyak 30 kali, dan memaksa pencarian untuk sejenak diistirahatkan. Sementara, ya, hanya sementara.

Lalu

"Bremmm... bremmm..."
 Suara Revo kebanggaan kakakku mengaum, merapat menuju beranda rumah.


"Krrreeekkk...Beg...Beg...Beg..." Suara panjang pintu terbuka, diikuti derap tambun langkah kaki kakakku.

Tiba-tiba,
"ANDRIIIIII.......TUMPUKAN BAJU GW DIBERAKIN BININYA BAGONK NIH." teriak kakakku menggemparkan, sesaat memasuki kamarnya dan mendapati bingkisan paling ikhlas dari seekor makhluk bersuara manja. "Meooonnng..."

Tercengang. Selebihnya, muntah-muntah.


6 komentar:

Naajmi Maspupa mengatakan...

akhirannya bikin ngakak :D

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ naajmi maspupa : trm ksh naaj sudah mampir...^_^

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

jiaah.bau kotoran kucing toh. hiiih..

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ sang cerpenis : bau plus kotorannya juga mbak...hehe...kolaborasi yg sangat ciamik deh pokoknya...^_^

dewi_petir mengatakan...

wakakakak....langsung kebayang baunya kayak apa...hueekkk :))

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ dewi petir : kayak sayur lodeh yg udah basi 3 hari dew...^_^