menemui hening

Aku pulang
Menemui hening
Istri tuaku yang ku tinggalkan

Di malam uzur
Di puncak temaram yang jalannya makin berkelok

Diam sejenak
Perangi suara
Bisu sebisu-bisunya...

Kecuali hati
Diperkenankan mendengkur manja
Komat-kamit, ucap mantera bukan sembarang

Lepas raga...

Lepas raga...

Sampai di mana aku mengarun
g kisah semalam
Memanggilmu dengan panggilan "yank"
Paling hangat, pada telinga bagian kanan

Mimpi ini sebanding madu
Kurasa khalayak tak akan punya

Sungguh tak akan punya

9 komentar:

Senja mengatakan...

selamat malam pak,...

rumah virtualnya baru lg,kali ini lebih jelas hiiihihi :D

hemmm,...hening dan yank....?

kali ini keningku sedikit berkerut membaca tulisan puisi keren ini.

makna apakah yg sedang coba kau tuliskan, atau aku yg mendadak tumpul mengeja makna yg tersirat :)

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

templatenya keren nih.

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ senja : hihihi...maaf baru buka blog...^_^

sepertinya bakalan lama pakai template ini bu, soalny simpel modelnya...^_^

hehe...biasa bu hanya sekedar tulisan tentang kerinduan akan keheningan, sampai hati melantur kepelukan mimpi kemarin malam...^_^

@ sang cerpenis : hihihi...terima kasih mbak fanny...^_^

Coretan Hidup mengatakan...

Aku harus memahami dengan seksama kata demi kata untuk memahami puisi diatas

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ coretan hidup : silakan bro, dgn senang hati...^_^

btw trm ksh dh singgah di blog saya...^_^

fanny mengatakan...

ada isteri tua..berarti ada isteri muda dong. hehee

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ fanny : hehe...ada nggak yah ??? ^_^ **sambil garuk-garuk kepala***

ini mbak fanny sang cerpenis itu yh ??? ^_^

menjadikosong mengatakan...

mengingatkan pada seseorang yang pernah membisikkanku sesuatu. beruntung, kami menyatu. maka setiap bisikan tak perlu membuat debar berlebih.

is this real or not? if not real story, i thinks this is great imagination.

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ menjadikosong : wow...selamat yh dgn bersatunya kalian...^_^

ini real story tp ttp ditmbh sejumput imaginasi...huhu...^_^