tentang perasaan malam semalam




Malam semalam udara sedang labil

Sebentar panas sebentar dingin
Membungkus langit ketika separuh rembulan
Nampak gontai dan hampir tergelincir


Kerlip kosong

Hujan merenung
Pikun akan cara merebah ke bumi


Kita, tentu saja masih mengarung di laut lepas

Berharap gelombang
Tepikan maksud hati pada bibir pantai serupa


Indah
Bilakah indah terhuyung kelak?

Kan kunanti bersama serentak
Seutas senyum pelangi tanpa sia-sia
Dengan sebungkus puisi yang masih hangat


Dan itu pun jika kelak



6 komentar:

liat aku lalu jitak aku - kelly mengatakan...

minta 2 bungkus yah tanpa pahitttttt

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ kelly : siiippp...langsung dikerjakan ^_^

trm ksh dh berkunjung yh kell...

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

pake kecap dong puisinya. hehee

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ sang cerpenis : boleh mbak, mau pakai sedikit apa mau pakai banyak ?...^_^

trm ksh dh berkunjung mbak...

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

met lebaran...maaf lahir dan batin

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ sang cerpenis : sama2 mbak...minal aidzin walfaidzin jg yh...^_^