tikam dia!

Kau meminta untuk yang sekedar 
Meracik asa, menyingkir dari cekik dahaga
Langkah itu ringan namun tak beranjak
Seakan tanah tak mengizinkan
Menyumpahi, jika hasrat diteruskan

Seandainya saja kau tak bersua pencuri yang ulung 
Sudah pasti kau renggut dosa berulang kali penuh sadar, tanpa cadar
Ah, kau terlalu berlebihan mencintainya, terlalu 


Sudahlah, tikam dia!

Habisi dengan tangan kirimu!



21 April 2010 jam 16:33 WIB
andri edisi terbatas on facebook

4 komentar:

liat aku lalu jitak aku - kelly mengatakan...

wehhh...sesuai dengan tulisan aku yg itu--tuh...hehehehhe...

ini jawabanmu yah, oke deh ntar aku tikam beneran klu ketemu

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ kelly : sebelum ditikam, lebih baik dijitakin dulu kell ubun2nya...^_^

trm ksh dh singgah...^_^

Anonim mengatakan...

nice blog.. nice poem.. berkiblat ke penulis mana kalo boleh tau???

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

@ anonim : trm ksh utk waktu luangnya, singgah di rmh maya saya, btw trm ksh jg utk pujiannya...^_^

klo ditanyakan berkiblat kemana ?, saya bingung menjawabnya. yg jelas saya suka sekali dgn karya2 : chairil anwar, kahlil gibran, nizami, andrea hirata, gusmus, nirwan dewanto, mohammar emka, dewi lestari, dan semua teman2 penulis di list blog saya...^_^

btw klo boleh tau, kamu suka nulis jg ?, bila punya blog, blh saya tau alamatnya ?...^_^