tentang dia

Malam ini, mengapa tak ada angin yang mendatanginya
Kemanakah ia?
Apakah telah bosan kepada dirinya?
Yang setiap harinya dia perintahkan menerbangkan keresahan menuju kuil suci yang berdiri megah di hatiku


Malam ini
Mengapa tak ada pelita secuil pun
Kemanakah ia?
Apakah telah terlelap mendahului dirinya?
Padahal lukisannya belum selesai dia rampungkan
Masih ada beberapa sketsa wajahku yang ingin dia tumpahkan menjadi rasi bintang


Malam ini
Mengapa tak ada makhluk yang bernyanyi selain dirinya
Kemanakah ia?
Apakah telah terpenggal kepalanya?
Karena terlampau sering bersenandung tentang kesedihan bersamanya
Membuat takut para pencinta sepertiku untuk menaiki gunung tertinggi meninggalkan anak-anak bukit

Dan malam ini
Memang hanya untuk dirinya dan kesendiriannya saja
Sampai esok, sampai dia menyatakan kerasan pada malam-malam berikutnya
Kendati dirinya sama sekali tak bahagia
Dengan pilihannya, dengan pilihannya





15 September 2009 jam 21:36 WIB
andri edisi terbatas on facebook

0 komentar: