kamu adalah teror

Kamu mencintaiku namun sekaligus menakutiku
Kamu merindukanku namun sekaligus meresahkanku
Kamu mendambakanku namun sekaligus membuat jera aku
Kamu beserta seluruh keinginanmu ingin memilikiku sepenuhnya
Ingin merengkuhku sekuatnya tanpa pernah berpikir dari sisi aku, apakah aku bersedia ataukah tidak?
Lalu setelah kamu benar-benar menakutiku, benar-benar meresahkanku dan benar-benar membuat jera aku

Kamu berkata kepadaku,

“Inilah aku beserta segenap rasa sayangku dan cintaku yang akan memburumu hingga nanti hingga ke pelataran pelupuk matamu, hingga ke peristiratan abadimu karena aku sungguh-sungguh serius kepadamu. Untuk itu, tolong jangan tolak aku!”



21 Oktober 2009 jam 13:00 WIB
andri edisi terbatas on facebook

0 komentar: