berlalu


Jika dengan menggenggam jemari tanganku ini dapat memperlambat langkahmu, aku akan melepaskan genggaman ini. Melangkahlah sayangku, melangkahlah tanpaku. Gapailah apa yang menurutmu itu sebuah surga

Temukanlah keyakinanmu yang kau yakini akan kebenarannya. Jangan perdulikan aku, walau kau mendapati diriku masih bersama air mataku yang tak terlihat ini. Mengalir secara abstrak pada rongga dadaku

Biarkan aku disini sayangku. Merampungkan soal-soal percintaan yang tak mampu diselesaikan olehmu karena kau terlanjur memilih menyerah dan berlari membawa hatimu yang sekeras batu. Mengatakan kesetiap penjuru angin: bahwa dirimu tak layak untuk ku, bahwa diriku tak layak untuk mu. Lalu yang kemarin itu apa?

Ah, sudahlah aku telah letih membahasnya dan kini setidaknya aku pahami. Merelakanmu itu lebih penting dari pada terus mempertahankanmu.





26 Juni 2009 jam 9:13 WIB
andri edisi terbatas on facebook

0 komentar: