apa kabar?

duduk pagi ini
mengunjungi aroma rambut itu
harum separuh hujan tertanam panjang umur
di antara dingin jendela
pucat langit tiada lain

o, pohon-pohon, tiang lampu 
marka jalan merajut deru mesin
meninggalkan sunyi suara semalam
engkau yang menyala 
terus menyala

apa kabar? 

selamat jalan

hampir sore itu
burung besi pulang tinggi
hangat pelukmu berturut serta
di antara kumpulan selamat jalan
punggungmu yang perlahan
melaut biru
bernyanyi ombak 
tenggelam merah senja padaku